Sejarah Bangunan Colosseum

Sejarah Bangunan Colosseum

Negara Italia menawarkan Colosseum sebagai salah satu tempat wisatawa yang sangat terkenal di dunia. Colloseum yang ada di Roma Italia merupakan salah satu objek wisata yang sangat terkenal di dunia dan salah satu dari peradaban tertua di dunia. Bangunan ini memiliki sejarah, di bangun pada masa Kaisar Vespasian.

Sejarah Bangunan Colosseum

Para arkeolog Italia menemukan fragmen dari lukisan dinding berwarna cerah di dalam koridor Colosseum di Roma, salah satu atraksi wisata terpopuler di kota itu. Lukisan dinding atau grafiti tersebut menggambarkan adegan heroik sekaligus erotis.

Mengenal Pembangunan Sejarah Bangunan Colosseum

Dibangun pada 80 Masehi, bangunan ini mampu menampung penonton sekitar 50.000. Sebenarnya, awal mula Colosseum dimulai di Roma pada saat melawan gladiator pertama tercatat yaitu dipentaskan di 264AD. Sejarah Colloseum dimulai dari letaknya di sebelah timur Forum Romawi atau Bukit Palatine, dan menghubungkan perbukitan antara Esquiline, Palatine dan Caelian.

Colloseum didirikan mulai sekitar tahun 70-72 M oleh Kaisar Vespasian sebagai bentuk hadiah Raja kepada rakyat Italian. Bangunan ini dulunya dijadikan tempat untuk berbagai acara pertunjukan dan turnamen binatang. Kadang juga dijadikan untuk tempat mempertontonkan proses eksekusi para pelaku kriminal kejahatan kelas berat di Italia.

Sejarah Bangunan Colosseum

Bangunan tersebut digunakan untuk menyimpan berbagai macam jenis binatang sampai pada tahun ke 524. Terjadi 2 kali gempa bumi yang membuat bangunan tersebut rusak, kemudian di renovasi oleh Raja. Pada abad 16 dan 17 keluarga anggota kerajaan menggunakan bangunan tersebut sebagai tempat tinggal. Namun tidak lama tempat itu di kosongkan kembali, karena memiliki sejarah sebagai tempat eksekusi.

Nama dari Koloseum seperti pada di atas diambil dari nama sebuah patung setinggi 130 kaki atau 40 m, Colossus. Selain diambil dari nama Koloseum, Koloseum juga disebut sebagai Flavian Amphitheatre yang tidak diketahui siapa yang memberi nama tersebut. Rakyat memprotes adanya pertunjukan di Koloseum, karena diyakini akan membawa bencana untuk negeri itu.

Selama ratusan tahun Koloseum digunakan untuk pertarungan antara tahanan dan binatang, eksekusi tahanan (noxii), pertarungan air (naumachiae) dengan cara membanjiri arena, dan pertarungan antara gladiator (munera). Selama ratusan tahun itu, diperkirakan ribuan orang maupun binatang mati di pertunjukkan Koloseum. Gempa yang telah terjadi hingga 2 kali sebelumnya di duga segai teguran atas banyaknya nyawa / korban mati disana.